I. BAB 50

50. Kedatangan Tahap Kedua

Segera sesudah siksaan pada masa itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya dan bintang-bintang berjatuhan dari langit dan kuasa-kuasa langit akan goncang. Pada waktu itu akan tampak tanda Anak Manusia di langit dan semua bangsa di bumi akan meratap dan mereka akan melihat Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di langit dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. (Mat 24:29-30)

Di mata para ilmuan, kiamat adalah kepuhanan kehidupan. Itu saja. Dan, kehancuran akbar itu sendiri merupakan sebuah proses berulang. Hanya saja siklusnya sangat lama, mungkin setiap 62 atau 65 juta tahun sekali. Ketika sudah tiba waktunya, tata surya akan melewati kawasan Bima Sakti dengan gravitasi yang luar biasa padat. Menurut Muller dalam buku Lawrence E. Joseph (2009), saat tata surya melewati kasawan Bima Sakti itu, tarikan-tarikan gravitasi mendadak dan ekstrem akan memicu hujan komet atau meteor yang mencercah semua planet termasuk bumi. Teori dari Dmitriev sebenarnya mirip. Menurutnya tata surya akan memasuki awan energi antar bintang yang sangat padat gravitasi dan elektromagnetik sehingga memicu hujan asteroid yang akan menghancurkan bumi.

There are no comments on this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: